Phillipe CoutinhoPhilippe Coutinho mengungkapkan salah satu alasannya hengkang dari Liverpool Ke Barcelona. Coutinho kabarnya tidak tahan dengan cuaca dingin di Inggris. Hal tersebut memicunya untuk pindah ke Barcelona.

Setelah melewati saga transfer yang berlarut-larut, Coutinho akhirnya benar-benar pindah ke Barca. Liverpool setuju dengan nilai transfer sebesar 142 juta poundsterling yang ditawarkan oleh Barca dan menjadikannya pemain termahal kedua di dunia.

Performa Coutinho yang berkembang pesat di Liverpool sejak direkrut dari Inter Milan di bursa transfer musim panas 2013 silam jadi salah satu alasan mengapa Barca ngotot mengejarnya sejak musim panas lalu.

Selain itu, Coutinho rupanya juga sudah ingin segera pindah ke Camp Nou yang disebabkan oleh ambisinya ingin memenangkan trofi, sesuatu yang belum pernah dia peroleh selama merumput di Anfield Stadium.

Tidak hanya soal trofi, Coutinho memilih pindah karena persoalan cuaca dingin Inggris yang kerap mengganggu sebagian besar pemain asal Amerika Latin. Javier Mascherano dan Luis Suarez pindah pun disebut-sebut meniggalkan Inggris juga karena persoalan cuaca.

“Saya tahu Philippe Coutinho saat dia dipinjam Espanyol dari Inter Milan pada 2012 silam. Saya melatihnya selama enam bulan ketika dia berusia 17 tahun,” ujar manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

“Kita tahu bahwa Barcelona itu adalah kota yang cocok untuk pemain Amerika Latin. Tentu saja, untuk Philippe, setelah lima tahun di Liverpool yang dingin dan sering turun hujan. Ketika Anda punya istri dan anak, para pemain Brasil akan sulit menolak kesempatan seperti ini,” sambung Mauricio Pochettino seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Selain itu, Philippe Coutinho juga bergabung ke salah satu klub terbaik di dunia dan keinginan bermain satu tim bersama pemain terbaik dunia seperti Leo Messi juga jadi salah satu faktor,” tutup Mauricio Pochettino.