tottenham hotspurWilliam Gallas menyebut jika klub yang pernah dia bela, Tottenham Hotspur, belum bisa kompetitif untuk bertarung di ajang Liga Champions. Para penggawa Spurs dianggap belum memiliki pengalaman di kancah Eropa.

Spurs adaah salah salah satu klub Inggris yang lolos otomatis penyisihan grup Liga Champions musim 2017/18 mendatang. Harry Kane dan kolega lolos berkat finis posisi dua Premier League pada musim lalu. Keberhasilan mereka lolos Liga Champions mengulangi prestasi pada musim lalu.

Cuma saja, pada musim lalu The Lilywhites gagal berbuat banyak di Liga Champions. Spurs langsung tersingkir di fase grup akibat kalah bersaing dengan AS Monaco dan Bayer Leverkusen.

“Saya ikut menyesalkan apa yang menimpa mereka musim lalu, itu adalah bukti jika skuat Tottenham masih terlalu hijau untuk Liga Champions. Menghadapi AS Monaco dan Leverkusen di fase grup, memperlihatkan bila mereka butuh pengalaman lebih,” kata Gallas.

Diungkapkan Gallas, pengalaman adalah yang sangat krusial untuk Spurs yang sebagian besar diisi para talenta muda. Pria yang juga pernah berseragam Arsenal ini menilai bila atmosfer di Liga Champions beda dengan di Premier League.

“Atmosfer Liga Champions sangat berbeda dengan Premier League. Butuh pengalaman besar, anda harus lebih cerdik dan tetap fokus. Anda membutuhkan pemain lebih tua dan lebih berpengalaman,” tutup Galas.