Prediksi Bola antara Liverpool melawan Stoke City 10 April 2016

Pada pekan ke-33, Liga Inggris, musim 2015-2016 tersaji pertandingan antara Liverpool melawan Stoke City yang akan berlangsung di Stadion Anfield, Markas kebanggaan Liverpool. Pertandingan ini akan berjalan seru dan menarik karena baik Liverpool maupun Stoke City sama-sama bersaing ketat dalam mengejar Kompetisi Antar Klub Eropa pada musim mendatang. Sehingga kemenangan menjadi sangat penting bagi kedua kesebelasan.

Kami akan menyajikan uraian dan analisa perbandingan antara Liverpool melawan Stoke City, adalah sebagai berikut :

Liverpool

Pada minggu ini, konsentrasi Liverpool terbagi menjadi dua. Dimana salah satu sisi harus konsentrasi menghadapi Borussia Dortmund pada ajang Liga Eropa dan satu sisi saat menghadapi Stoke City. Kedua pertandingan ini sangat penting. Permasalahaannya adalah, Liverpool akan kehabisan tenaga untuk menghadapi Stoke City karena Liverpool diperkirakan akan habis-habisan di Liga Eropa pada saat melawan Borussia Dortmund. Kemenangan atas Stoke City akan membuat Liverpool menyalip ke posisi delapan Liga Inggris.

Kami memprediksi bahwa Juergen Klopp akan mempercayai lini pertahanan kepada Sakho, Lovren, Clyne dan Flanagan. Keempat pemai ini akan saling berkoordinasi dalam membentuk pertahanan yang sangat ketat dalam meredam serangan yang dilakukan oleh Stoke City. Pada Lini tengah, Liverpool akan mempercayai Jordan Henderson, James Milner, Adam Lallana maupun Emre Can. Lini tengah ini akan membantu serangan dan sebagai penyeimbang dalam pertandingan kali ini. Sedangkan di Lini Depan, Juergen Klopp akan mempercayai Origi. Origi mempunyai kecepatan dalam melakukan serangan balik yang cepat.

Stoke City

Stoke City merupakan Team Kuda Hitam yang kerap menyulitkan team-team papan atas tentu siap memberikan rintangan tersendiri bagi Liverpool. Stoke City dapat mampu mengalahkan klub-klub papan atas. Stoke City memiliki keunggulan dari segi kebugaran para pemain yang perlu dioptimalkan. Karena diprediksi para pemain Liverpool akan mengalami keletihaan.

Kami memprediksi bahwa Mark Hughes akan menurunkan Giannelli Imbula sebagai Gelandang yang siap diandalkan dalam membantu Geoff Cameron dalam memperkuat skema bertahan bagi Stoke City. Sedangkan serangan balik akan tetap mengandalkan kecepatan Affelay dan Arnautovic untuk menopang Joselu di lini depan.

* Kelemahaan antara Liverpool melawan Stoke City :

Liverpool
Para pemain Liverpool masih tidak fokus pada setiap pertandingan. Liverpool juga masih kehilangan Lucas Leiva dan Roberto Firmino yang masih belum bisa dimainkan

Stoke City
Pertahanan mereka yang cukup rapuh bisa menjadi sasaran empuk para penyerang Liverpool

* Kekuatan antara Liverpool melawan Stoke City

Liverpool
Liverpool menyimpan Daniel Sturridge dalam pertandingan Liga Eropa untuk diturunkan dalam menghadapi Stoke City. Tenaga pemain ini sangat berpengaruh bagi serangan pada lini depan Liverpool.

Stoke City
Stoke City mempunyai Affelay dan Arnautovic. Kedua pemain ini mempunyai kecepatan yang luar biasa.

Prediksi Susunan Pemain antara Liverpool melawan Stoke City, adalah sebagai berikut :

Liverpool
Mignolet, Sakho, Lovren, Clyne, Flanagan, Can, Lallana, Coutinho, Allen, Sturridge, Origi

Stoke City
Butland, Wollscheid, Cameron, Muniesa, Bardsley, Wanga, Whelan, Walters, Arnautovic, Afellay, Joselu

Head to Head Liverpool vs Stoke City
27 Jan 2016 Liverpool 0-1 Stoke City
06 Jan 2016 Stoke City 0-1 Liverpool
09 Ags 2015 Stoke City 0-1 Liverpool
24 Mei 2015 Stoke City 6-1 Liverpool
29 Nov 2014 Liverpool 1-0 Stoke City

Lima pertandingan terakhir Liverpool
02 Apr 2016 Liverpool 1-1 Tottenham Hotspur
20 Mar 2016 Southampton 3-2 Liverpool
18 Mar 2016 MU 1-1 Liverpool
11 Mar 2016 Liverpool 2-0 MU
06 Mar 2016 C. Palace 1-2 Liverpool

Lima pertandingan terakhir Stoke City
02 Apr 2016 Stoke City 2-2 Swansea City
19 Mar 2016 Watford 1-2 Stoke City
12 Mar 2016 Stoke City 1-2 Southampton
05 Mar 2016 Chelsea 1-1 Stoke City
03 Mar 2016 Stoke City 1-0 Newcastle United

Prosentase Penguasaan Bola antara Liverpool melawan Stoke City
60% : 40%

Prediksi Skor antara Liverpool melawan Stoke City
Liverpool vs Stoke City 3-1

Musim yang Menyenangkan Untuk Leicester

Kiper Leicester City sekaligus putra dari kiper legendaris Peter Schmeichel, Kasper Schmeichel, menyebut usaha mengindari ancaman degradasi musim lalu telah memberikan banyak pengalaman bagi mereka untuk terus mempertahankan posisi puncak.

Saat ini The Foxes masih bertengger di peringkat teratas klasemen dengan jarak tujuh angka dari rival terdekat Tottenham Hotspur, dengan kompetisi yang kian mencapai akhir. Namun Leicester tidak memiliki pengalaman memperjuangkan gelar Premier League sehingga aspek psikologis mereka lantas diragukan.

Namun rupanya Schmeichel mengaku jika timnya tidak tertekan sedikit pun. Menurutnya, perjuangan Leicester agar tidak terdegradasi ke Divisi Champhionship musim lalu malah lebih mengerikan.

“Di level ini kami sama sekali tidak merasa dalam tekanan,” ucap Schmeichel seperti dikutip Reuters.

“Pada musim lalu, saat kami terjepit dengan punggung menempel di dinding berjuang mempertahankan diri, itulah namanya tekanan. Bagi sebuah kota, klub dan kumpulan orang-orang, bertahan dari degdradasi sungguh berarti.

“Orang-orang bisa saja kehilangan pekerjaan mereka. Ini artinya masalah besar untuk kami. Itulah tekanan yang sebetulnya. Yang kami alami saat ini justru menyenangkan. Kami menikmati momen-momen ini,” sebutnya.

Pemain berusia 29 tahun ini juga mengatakan jika pengalaman Leicester memenangi kompetisi kasta kedua Inggris (Championship) dua musim lalu juga menambah pengalaman.

“Memang liga itu sangat berbeda dengan premier League, namun sebelum ini kami pernah melakukannya (juara). Kami melakukannya di Championship. Sebagian besar dari kami ada di momen tersebut, kami tahu bagaimana melewati semuanya,” katanya.

Cetak Gol di Derby, Florenzi Puas Bukan Main

Alessandro Florenzi merasa sangat emosional pada partai derby della Capitale kali ini. Tidak hanya menyandang ban kapten, golnya turut membawa AS Roma menang telak atas Lazio.

Roma menggulung Lazio dengan skor telak 4-1 pada laga yang dimainkan di Stadio Olimpico, Minggu (3/4/2016) malam WIB. Disamping Florenzi, tiga gol lain masing-masing dibukukan Stephan El Shaarawy, Edin Dzeko, dan Diego Perotti.

Bagi Florenzi, hasil ini tentu amat spesial. Sebab dirinya yang memakai ban kapten, bukannya Francesco Totti maupun Daniele De Rossi yang terlanjur identik dengan status itu.

Status tersebut yang dia sebut menjadi tambahan motivasi sampai pada akhirnya akhirnya mencetak gol spektakuler. Tembakan first time-nya menyambut bola muntah menghujam pojok kiri bawah gawang Lazio. Itu menjadi gol perdananya di derby della Capitale.

“Hal itu memberi saya motivasi ekstra dan perasaan besar untuk terus berlari. Ban kapten memiliki aura spesial dan itu mengantarkan kami dalam kemenangan yang kami inginkan untuk para fans, baik di dalam ataupun di luar Olimpico,” kata Florenzi kepada Sky Sport Italia.

“Sangat membahagiakan bisa mencetak gol derbu perdana. Saya pun juga tak melakukannya di partai-partai besar, namun saya selalu bekerja keras dan bermain bagus,” tambahnya usai dikutip Football Italia.

Kendati demikian, Florenzi menyebut suasana derby kurang terasa akibat absennya suporter garis keras (ultras) kedua tim. Ultras kedua kesebelasan sama-sama memboikot pertandingan ini sebagai lanjutan protes atas adanya pembatas di tribun utara (Lazio) dan selatan (Roma).

“Sudah tentu saya pasti memilih mencetak gol di hadapan pada Curva Sud. Kurang menyenangkan tampil seperti ini, tanpa kehadiran dari penggemar fanatik kedua tim,” tandas Florenzi.

Zlatan Ibrahimovic Minta Gaji Tinggi, Klub Inggris Berpikir Ulang

Pada pekan ini, sejumlah klub di Liga Inggris tampaknya mulai berpikir-pikir lagi atas niatan untuk meminang Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, pemain yang berstatus bebas transfer pada akhir musim ini mematok gaji yang sangaat tinggi terhadap Klub-klub Inggris yang berminat. Zlatan Ibrahimovic pernah mengungkapkan bahwa dia akan pindah asalkaan ada klub yang berani menggaji 600 ribu poundsterling per pekan.

Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Sportsmail, Salah satu Negoisator Klub di Inggris mengatakan bahwa kami sebenarnya ingin sekali merekrut Zlatan Ibrahimovic, tapi gaji yang diminta sangat mahal. Kami sangat mengerti dengan kondisi seperti ini. Ia akan menjadi pemain incaran yang sangat signifikan. Tetapi, apakah ia memang sepadan dengan harganya. Usianya saja sudah berumur 34 tahun.

Biarpun usia sudah 34 tahun, tetaapi kemampuan Zlatan Ibrahimovic tidak diragukan lagi. Dia masih sangat kejam di dalam kotak penalty lawan. Zlatan Ibrahimovic masih mempunyai tendangan yang mematikan dan sundulan yang embuat penjagawa gawang lain terperana.

Pada pekan yang lalu, Zlatan Ibrahimovic juga pernah digoda oleh Klub-klub Liga Super China. Salah satu Klub asal China bahkan berani menawarkan gaji sebesar 1 juta poundsterling per pekan untuk merekrut Zlatan Ibrahimovic. Namun, Ibrahimovic tidak tertarik sama Liga Super China. Pikiran Zlatan Ibrahimovic tertuju ke Liga Inggris. Banyak klub asal Inggris yang mengincarnya, tetapi sayang. Zlatan Ibrahimovic meminta gaji tinggi. Setelah mengungkapkan gaji yang tinggi, klub-klub di Inggris tampaknya mulai mempertimbangkan lagi permintaaan Ibrahimovic yang terlalu tinggi.

Zlatan Ibrahimovic meminta gaji yang tinggi karena ia tidak suka dengan pajak di Inggris yang terlalu besar. Sehingga saya meminta tinggi agar saya juga mendapat money lebih banyak.

Selama berkarier, Ibrahimovic pernah membawa Inter Milan menjuarai Liga Italia sebanyak 2 kali. Juventus sebanyak 1 kali dan terakhir di PSG membawa Juara Liga Prancis. Prestasi yang cemerlang sudah didapatkan. Impian terakhir Zlatan Ibrahimovic sebelum pensiun adalah ingin berpetualang di Liga Inggris untuk melengkapi prestasinya.

Hobi Pique Yang Selalu Tuai Kontroversi

Gerard Pique, salah satu pemain Barcelona ini sangat senang memancing kontroversi mengenai persaingan antara Real Madrid dengan Barcelona. Meskipun begitu, Pique menanggapi hal tersebut sebagai ‘bumbu’ agar kedua tim semakin sengit bersaing.

Persaingan kedua kubu ini memang sudah bukan hal yang aneh lagi. Kedua tim saling panas jika mereka sedang berhadapan. Ditambah lagi belakangan ini Gerard Pique sering melakukan hal-hal yang menuai kontroversi.

Pique sempat secara blak-blakan mengejek Real Madrid. Selain itu juga ia pernah menyinggung Cristiano Ronaldo mengenai pesta ulang tahunnya. Dan juga ia pernah menertawakan Real Madrid yang telah dicoret dari Copa del Rey.
Pique dalam setahun terakhir ini sangat tidak disukai oleh suporter Madrid akibat perbuatan yang dilakukannya. Ia pernah mengolok Real Madrid dengan sangat dalam. Bahkan ketika Pique sendiri berseragam timnas Spanyol, ia masih tidak disukai oleh suporternya. Meskipun begitu, Pique tidak menanggapi hal tersebut secara serius malah ia merasa heran dengan suporternya.

Pique mengaku dirinya sangat senang untuk menambahkan bumbu-bumbu persaingan tersebut dengan sikapnya. Dengan begitu ia bisa lebih menikmati persaingan kedua tim raksasa Spanyol ini.
“Saya sadar dengan apa yang saya lakukan. Menurut saya, bukan hanya saya saja yang berpikir dan bertindak seperti ini,” kata Pique yang dilansir Football Espana dari majalah GQ.
“Rivalitas kedua kubu ini adalah bagian dari pertunjukan, dan saya menyukainya. Persaingan seperti ini yang justru menyenangkan karena Barca dan Madrid merupakan tim-tim besar. Jadi apa yang saya lakukan bukan untuk kepentingan lainnya namun memang saya menyukai apa yang saya lakukan,” ucapnya.

Kedua tim ini akan kembali bertemu setelah jeda Internasional nanti. El Clasico akan diselenggarakan di Camp Nou pada hari Minggu (3/4/2016) dinihari WIB.