Gareth Bale Jadi Pemain Paling Mengancam di Fase Grup

Penyisihan grup Piala Eropa 2016 telah selesai bergulir. Sejumlah catatan menarik pun lahir, salah satunya ialah pemain yang paling banyak mengancam gawang lawan.

Dinihari tadi fase grup Piala Eropa 2016 telah berakhir, meloloskan 16 negara yang bakal bertarung di babak perdelapanfinal. Dari selesainya fase grup, beberapa catatan mulai terlihat salah satunya soal performa individu.

Untuk urusan mengancam lini belakang lawan, sejauh ini striker Wales, Gareth Bale, yang berada di posisi pertama. Situs resmi UEFA mencatatkan Bale membuat 16 peluang dengan 11 diantaranya tepat sasaran.

Dari total percobaan itu, Bale sukses mendulang tiga gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi satu dari dua pencetak gol terbanyak sementara ini bersama penyerang ujung tombak Alvaro Morata.

Sementara peringkat kedua bukanlah diisi Morata karena tempat itu dihuni bintang Portugal, Cristiano Ronaldo. Ronaldo total memiliki delapn upaya yang on target dengan baru menghasilkan dua gol.

Bomber berusia 31 tahun tersebut bisa dikatakan boros dalam membuang-buang peluang. Sebagai catatan, untuk mengumpulkan delapan usaha tepat sasaran Ronaldo harus melancarkan tembakan sebanyak 33 kali. 13 di antaranya tidak tepat sasaran sasaran, 11 lainnya diblok, dan satu membentur mistar.

Terkait ancaman ke gawang rival, Morata berada di tiga besar dengan enam upaya on target dari total 11 usaha. Kendati catatan percobaan itu masih kalah ketimbang Ronaldo, tetapi Morata masih lebih efisien dan efektif karena sejauh ini telah mendulang tiga gol.

Fakta Menarik Jelang Laga Hongaria vs Portugal

Partai penentuan bakal dijalani Portugal pada Rabu malam 22 Juni 2016. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berhadapan dengan Hungaria pada pertandingan pamungkas Grup F di Parc Olympique Lyonnais.

Portugal sendiri wajib meraih kemenangan untuk melaju ke fase 16 besar. Untuk sementara mereka berada di peringkat tiga klasemen Grup F dengan raihan dua poin setelah dua kali imbang.

Sementara Hungaria secara mengejutkan berada di pucuk klasemen mengumpulkan empat angka dari dua laga dan mereka telah dipastikan lolos.

Berikut ini data dan fakta menarik jelang laga Hungaria vs Portugal :

1. Total Portugal telah berjumpa dengan Hungaria 10 kali, dimana mereka belum pernah kalah (7 menang, 3 imbang).

2. Hungaria tak pernah bikin gol dalam tiga pertemuan terakhir kontra Portugal. Di periode yang sama, Portugal mendulang 10 gol.

3. Kedua kesebelasan cuma satu kali berjumpa di kompetisi besar yakni Piala Dunia 1966 yang mana ketika itu Portugal menang 3-1.

4. A Seleccao das Quinas belum terkalahkan dalam sembilan laga kompetitif terakhir dengan tujuh diantaranya berakhir kemenangan.

5. Bila nanti Cristiano Ronaldo dimainkan, maka itu menjadi penampilan ke-30 CR7 di turnamen besar dengan total lesakkan 9 gol.

6. Piala Eropa 2016 adalah keikutsertaan pertama Hungaria sejak mengalami perubahan format fase grup.

7. Portugal selalu bisa lolos dari penyisihan grup di enam edisi Piala Eropa sebelumnya.

Statistik Mentereng Granit Xhaka

Memang belum ada gol maupun assist yang disumbangkan oleh Granit Xhaka, namun soal kerja di atas lapangan dia merupakan salah satu pemain tengah terbaik dalam gelaran Piala Eropa 2016. Ia menjadi ‘metronome’ permainan Swiss.

Pada laga terakhirnya melawan Prancis, Xhaka memberi 84 umpan sukses. Jumlah itu lebih banyak ketimbang gabungan operan sukses yang dibuat Paul Pogba dan Yohan Cabaye (87).

Xhaka merupakan penggawa Swiss dengan jumlah umpan dan operan sukses terbanyak di pertandingan itu. Sementara di dua partai sebelumnya, pemain yang baru bergabung dengan Arsenal ini menjadi pemain dengan jumlah operan sukses terbanyak.

Beberapa kali Xhaka disebuts sebagai salah seorang gelandang terbaik dunia. Kala masih memperkuat Borussia Monchengladbach, dirinya sering disandingkan dengan Bastian Bastian Schweinsteiger dan Andrea Pirlo, akan tetapi dengan kemampuan tekel yang lebih baik.

Main: 3
Gol/Assist: – / –
Umpan Sukses: 88,3%
Total Umpan: 318
Umpan Akurat: 281
Umpan Kunci: 7
Tekel sukses: 8

Statistik Xhaka di Laga Albania vs Swiss
Rating: 7,7
Main: 90 Menit
Umpan Sukses: 88%
Total Umpan: 116
Tekel: 3

Statistik Xhaka di Laga Rumania vs Swiss
Rating: 7,1
Main: 90 Menit
Umpan Sukses: 88%
Total Umpan: 108
Tekel: 2

Statistik Xhaka di Laga Swiss vs PRancis
Rating: 7,49
Main: 90 Menit
Umpan Sukses: 89%
Total Umpan: 94
Tekel: 3

Prediksi Skor Hungaria vs Portugal Piala Eropa 22 Juni 2016

Duel seru nan menentukan terjadi di laga pamungkas Grup F Piala Eropa antar Hungaria melawan Portugal. Partai hidup mati ini akan berlangsung di Stadiun Parc Olympique Lyonnais pada 22 Juni 2016. Berikut prediksi Hungaria vs Portugal.

Hongaria

Hungaria di luar dugaan mampu memuncaki klasemen sementara Grup F dengan raihan empat angka hasil dari satu kemenangan dan satu imbang. Ujian sulit dihadapi Hungaria dalam misi lolos ke 16 besar karena mereka masih harus melewati hadangan Portugal yang diprediksi tampil all out.

Portugal

Sekarang ini Portugal berada dalam posisi terjepit dan mereka wajib menang saat bertemu Hungaria di laga pamungkas. Dua angka dari dua pertandingan tentu saja bukan hasil yang memuaskan untuk A Seleccao das Quinas. Cristiano Ronaldo yang tampil kurang menggigit diharapkan bisa meningkatkan ketajamannya kali ini.

Head to Head :
11/10/09 Portugal 3 – 0 Hongaria
10/09/09 Hongaria 0 – 1 Portugal
10/10/99 Portugal 3 – 0 Hongaria
07/09/98 Hongaria 1 – 3 Portugal
14/07/66 Portugal 3 – 1 Hongaria

5 Pertandingan Terakhir Hungaria :
27/03/16 Hongaria 1 – 1 Kroasia
20/05/16 Hongaria 0 – 0 Pantai Gading
04/06/16 Jerman 2 – 0 Hongaria
14/06/16 Austria 0 – 2 Hongaria
18/06/16 Islandia 1 – 1 Hongaria

5 Pertandingan Terakhir Portugal :
30/05/16 Portugal 3 – 0 Norwegia
03/06/16 Inggris 1 – 0 Portugal
09/06/16 Portugal 7 – 0 Estonia
15/06/16 Portugal 1 – 1 Islandia
19/06/16 Portugal 0 – 0 Austria

Prediksi Hungaria Vs Portugal, Susunan Pemain :

Hongaria : G. KiralyR – Juhasz Substituted – R. Guzmics – T. Kadar – A. Lang – B. Dzsudzsak – Z. Stieber – L. Kleinheisler – A. Nagy – T. Priskin – Z. Gera

Portugal : Rui Patricio – Ricardo Carvalho – Pepe – Raphael Guerreiro – Ricardo Quaresma – Nani – Joao Moutinho – Vieirinha – William Carvalho – Andra Gomes – Cristiano Ronaldo

Prediksi Skor Hungaria vs Portugal Piala Eropa 22 Juni 2016 : 0 – 4

Ronaldo Dicibir, Pelatih Portugal Membela

Cristiano Ronaldo menuai banjir kritikan lantarand inilai meremehkan Islandia. Manajer Portugal Fernando Santos lantas memberi pembelaan untuk bintangnya tersebut.

Seperti kita tahu, keributan itu diawali dengan komentar Ronaldo setelah Islandia melakukan selebrasi berkat keberhasilan menahan Portugal 1-1 di laga pertama grup belum lama ini. Seusai laga, pemain milik Real Madrid itu menyebut Islandia ‘bermental kecil’.

Tak pelak pernyataan Ronaldo mendapat tanggapan dari pihak Islandia maupun media. Namun Santos menganggap Ronaldo punya hak menyatakan pendapatnya sendiri.

“Ketika orang-orang berbicara soal fair play, kadang hal tersebut membuat saya ingin tertawa karena ketika ketika kita berbicara soal orang lain dan reaksi orang lain, di Portugal kami biasa bilang jika Anda tidak merasakan emosinya, anda tak benar-benar baik,” kata Santos di ESPNFC.

“Usai mengetahui perkataan pelatih Islandia dan melihat para pemain mereka selama 90 menit, fans mereka mencemooh Pepe dan Ronaldo dan para pemain di bangku cadangan terus mengejek Pepe.”

“Kami pun memiliki perasaan sendiri dan tidak jarang orang bakal merespons dalam sebuah cara yang sangat emosional,” sambung Santos. “Anda seharysnya harus selalu fairplay dan saya selalu bermain dengan fair, bahkan di konferensi pers sebelum laga ini saya tidak membuat komentar tentang pernyataan dan tentang provokasi [dari Islandia],” lanjut dia.

“Namun saya tekankan jika sebaiknya anda tidak berbicara tentang fairplay setelah orang lain memperlihatkan permainan yang kurang fair play,” lugas Santos.

Ini Saran Ancelotti Pada Inggris Untuk Hentikan Bale

Carlo Ancelotti meyakini Gareth Bale bakal memberi banyak masalah untuk Inggris. Namun dirinya juga memberi wejangan tentang cara bagaimana menghentikan pentolan Wales itu.

Bale yang kini berusia 26 tahun bakal memimpin Wales ketika melawan Inggris pada pertandingan kedua Grup B, yang berlangsung di Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (16/6/2016) malam WIB. Winger yang membela Real Madrid itu membawa Wales menang 2-1 atas Slovakia di pertandingan pertama.

Itu merupakan gol keenam Bale pada delapan laga terakhir bersama Wales. Tentu saja Tim Tiga Singa harus cari cara jitu untuk menghentikan laju Bale.

Ancelotti sendiri cukup familiar dengan gaya main Bale. Manajer kondang Italia itu pernah memimpin Bale di Madrid selama dua musim sebelum dipecat akhir musim 2014-15.

“Pemain seperti dia akan sulit dijaga hanya dengan satu pemain dalam tim Anda. Anda harus menyusun tim untuk menguasai ruang yang mereka gunakan. Ini berarti tak boleh ada jarak yang lebar antar lini, semua bergantung pada Chris Smalling, Gary Cahill, dan Eric Dier bekerja sama,” tulis Ancelotti dalam kolomnya di Telegraph.

“Saya melihat Wales memaksimalkan kecepatan Gareth dalam counter attack, sedangkan saya berpikir Inggris mengontrol permainan yang bakal selalu jadi masalah bagi mereka. Kecepatan dan kekuatan dia amat sulit dihadapi sehingga dia dengan gampang membuat lawan melakukan pelanggaran. Tanggung jawab terbesar ada di pundak Dier.”

“Akan sangat bagus jika Dier tampil oke karena dia harus mengamati banyak hal dari Gareth, disamping kecepatan dan kekuatannya. Dia juga mampu menyundul dengan baik, maka hati-hati dengan umpan-umpan silang. Dan jangan biarkan dia mendapat banyak kesempatan bola mati,” pungkas pelatih Bayern Munich itu.