Arturo Vidal Targetkan Satu Tempat Di Tim Inti Barca

Arturo Vidal BarcaGelandang Barcelona, Arturo Vidal, berharap masuk dalam starting eleven saat timnya berhadapan dengan Atletico Madrid pada pertandingan pekan ke-13 La Liga Spanyol, di Estadio Wanda Metropolitano, Sabtu (24 November 2018).

Vidal bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas setelah dibeli dari Bayern Munchen. Akan tetapi, gelandang tim nasional Chile itu masih kesulitan mengunci satu posisi reguler di Camp Nou.

Sejauh ini Vidal baru dimainkan sejak menit awal sebanyak dua kali di pentas La Liga musim. Hal itu tersebut kabarnya membuat mantan pemain Juventus itu merasa sangat putus asa dan membukan peluang hengkang ke klub lain.

Incar Starter
Namun, skorsing yang diterima Ivan Rakitic membuat satu tempat di sektor tengah Barcelona menjadi lowong. Vidal, yang mencetak dua gol untuk Chile selama jeda internasional beberapa hari lalu, memperebutkan posisi tersebut bersama Sergio Busquets dan Arthur Melo.

“Saya sudah kembali dari tim nasional Chile dan saya di sini di Barcelona untuk bekerja keras dan mengesankan. Sekarang saya merasa bahwa saya dalam kapasitas penuh, 100% dan merasa sangat bagus,” kata Vidal.

“Saya mencetak beberapa gol untuk tim nasional dan bermain sangat bagus, jadi saya berada dalam momen yang bagus. Sekarang saya yakin saya dalam posisi untuk menjadi starter tetapi keputusan itu mutlak milik pelatih.”

Statistik Vidal
Arturo VidalWalaupun sampai saat ini masih belum masuk dalam daftar pemain reguler, Arturo Vidal beberapa kali mampu membantu tim juara bertahan La Liga musim lalu ini meraih kemenangan.

Gelandang berusia 31 tahun itu sampai sejauh ini sudah mencetak dua gol dan dua assist dalam sembilan penampilan di La Liga untuk Los Cules.

Dybala: Kembalilah Messi!

Dybala MessiPenyerang Juventus sekaligus Argentina, Paulo Dybala, mengharapkan Lionel Messi segera kembali memperkuat tim nasioinal. Pasalnya, Dybala merasa bintang Barcelona tersebut bisa memberikan bantuan banyak kepada Tim Tango yang bisa dibilang masih muda.

Messi terakhir memperkuat Argentina pada bulan Juni silam, di mana Argentina pada saat itu menghadapi Prancis dalam babak 16 Piala Dunia 2018. Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit, dan berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Les Blues.

Sejak saat itu, penyerang berumur 31 tahun itu tidak pernah lagi terlihat memperkuat tim nasional. Dalam beberapa kesempatan, La Pulga tidak memenuhi permintaan negaranya untuk turut bermain dalam ajang internasional.

Berharap Messi Kembali
Messi ArgentinaDengan absennya Messi, maka Paulo Dybala pun diuntungkan pasalnya dia memperoleh jatah bermain yang lebih banyak. Banyak yang menduga bahwa kehadiran peraih Ballon d’Or lima kali tersebut tidak bisa bermain dengan sosok seperti Dybala.

Maka dari itu, absennya Messi jelas menjadi keuntungan tersendiri untuk Dybala. Namun yang terjadi justru sebaliknya, pemain berumur 24 tahun tersebut justru khawatir dan lebih mengharapkan kehadiran sang bintang.

“Saya dan tim ini mengingin Leo (Lionel Messi) kembali. Kami tahu apa artinya dia bagi kami” ungkap Paulo Dybala jelang pertemuan uji coba kedua tim nasional Argentina melawan tim nasional Meksiko.

Butuh Bimbingan
Skuad Le Albiceleste di bawah asuhan Lionel Scaloni ini masih belum cukup jam terbang, dengan sosok-sosok potensial macam Lautaro Martinez, Mauro Icardi, dan Leandro Paredes. Menurut Dybala, pentingnya Lionel Messi adalah membimbing pemain-pemain yang masih hijau itu.

“Kami adalah anak-anak yang masih hijau dan belum benyak pengalaman, kami baru saja memulai dan membutuhkan dukungan dari orang-orang. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan nanti” jelas Paulo Dybala

Sejauh ini, Dybala sudah tampil sebanyak 16 kali bersama Tim nasional Argentina. Namun, pemain yang juga pernah memperkuat Palermo itu masih belum mencetak gol perdananya di pentas internasional manapun.

Vidal Buka Peluang Lebar Pulang Ke Juventus

arturo vidal barcaKlub raksasa Liga Italia Serie A, Juventus nampaknya benar-benar serius ingin memulangkan Arturo Vidal. Si Nyonya Tua kabarnya akan memulangkan gelandang serang tangguh Turin di bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang.

Vidal sendiri baru saja memasuki babak baru dalam karirnya. Di bursa transfer musim panas lalu ia memutuskan angkat kaki dari Bayern Munchen untuk merapat ke tim jawara La Liga, Barcelona.

Namun gelandang serang tim nasional Chile itu harus menghadapi kenyataan yang pahit. Di Barcelona dia hanya menjadi penghangat bangku cadangan di bawah kepemimpinan Ernesto Valverde, sehingga beberapa waktu yang lalu ia menumpahkan kekesalannya kepada Media.

Situasi Vidal itu akhirnya didengar oleh kubu Juventus. La Vecchia Signora kabarnya tertarik untuk menyelamatkan karirnya di bursa transfer bulan Januari mendatang. Kenapa Juventus ingin memulangkan Arturo Vidal?

Kebutuhan Mendesak
Menurut laporan tersebut, Juventus pada awalnya tidak terlalu serius untuk memulangkan Vidal ke Allianz stadium. Pasalnya mereka sudah memiliki beberapa pemain yang memiliki gaya bermain yang serupa dengan sang gelandang.

Namun, beberapa waktu lalu Juventus dikejutkan dengan kabar cederanya Emre Can. Sang gelandang kabarnya akan absen cukup lama dari tim utama Juventus. Situsi tersebut memaksa Juventus untuk membeli gelandang baru di bulan Januari nanti, di mana Arturo Vidal dirasa akan menjadi solusi dari masalah mereka tersebut.

Tertarik Pindah
Vidal sendiri kabarnya merasa senang ketika mendengar Juventus ingin memulangkan dirinya. Ia kabarnya bersedia untuk mendengarkan tawaran yang dikirimkan oleh Juventus.

Juventus sendiri bukanlah klub yang asing bagi Arturo Vidal. Bersama tim juara bertahan Serie A selama beberapa tahun berturut-turut ini, Vidal menjelma menjadi salah satu gelandang serang terbaik di dunia.

Arturo Vidal sendiri juga beberapa kali mengungkapkan bahwa Juventus memiliki tempat yang spesial di hatinya, sehingga dia akan membuka pintu selebar-lebarnya agar dia bisa kembali bermain bersama La Vecchia Signora.

Minim Jam Bermain
Arturo Vidal sendiri sangat minim bermain dengan hanya dua kali menjadi starter dalam 9 pertandingan Barcelona di La Liga, di mana mantan pemain Bayer Leverkusen ini sudah mencetak 2 gol dan menyumbangkan 2 assist bagi El Blaugrana.

Acuhkan Rumor, Olivier Giroud Fokus Ke Chelsea

Olivier-Giroud-ChelseaPenyerang Chelsea, Olivier Giroud angkat suara mengenai rumor transfer yang sedang ramai dialamatkan kepadanya. Giroud menyebut ia tidak terganggu dengan semua rumor itu karena fokus utamanya tetap berkontribusi maksimal untuk Chelsea.

Di bursa transfer musim panas lalu, Giroud kabarnya akan dijual oleh Chelsea. Manajer The Blues, Maurizio Sarri dikabarkan kurang puas dengan penampilan Giroud yang kurang tajam di depan gawang lawan sehingga dia ingin merekrut seorang striker baru.

Sejauh ini ada banyak nama top yang dihubungkan dengan tim raksasa London Barat ini. Nama-nama top macam Mauro Icardi, Kryzstof Piatek dan Callum Wilson menjadi incaran Sarri di bursa transfer musim dingin nanti.

Namun Giroud sendiri menegaskan dia sama sekali tidak terganggu dengan kabar-kabar yang beredar itu. “Segala spekulasi tersebut sudah biasa terdengar dalam olahraga ini dan juga pekerjaan saya,” buka Giroud.

Siap Buktikan Kemampuan
Giroud MorataOlivier Giroud menegaskan bahwa cara terbaik untuk menepis segala rumor-rumor tersebut adalah dengan menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Chelsea.

“Setiap klub besar selalu diharapkan memiliki pemain yang bagus dan juga penyerang yang tajam. Namun untuk saat ini, kami hanya perlu membuktikan jika tim ini berada dalam jalur yang benar dengan kehadiran kami berdua.”

“Memang benar kami terkadang kami gagal mencetak gol. Namun seperti yang sudah sering saya bilang, bahwa beberapa penyerang perlu melakukan sesuatu bagi rekan-rekan setimnya, di mana pekerjaan itu terkadang tidak bisa dilihat oleh orang lain.”

Percaya Diri Bertahan
Giroud sendiri juga menegaskan dia sama sekali tidak takut terdepak dari skuat The Blues karena ia yakin bahwa dia ia bisa berkontribusi bagi tim asal London Barat ini.

“Kami menegaskan komitmen penuh kami untuk Chelsea. Walaupun terkadang kami tidak bermain dengan sempurna, namun kami selalu memberikan kemampuan terbaik saya untuk tim ini. Saya sendiri tidak khawatir dengan masa depan saya”

“Saya yakin saya akan mencetak lebih banyak gol bagi tim ini. Jika nantinya Chelsea membeli striker baru, itu tidak akan membuat saya gundah. Saya adalah seorang petarung dan saya akan memberikan kemampuan terbaik saya hingga akhir kontrak saya.” tandasnya.

Minim Gol
Mantan penyerang Montpellier dan Arsenal ini tercatat baru membuat 1 gol saja untuk Chelsea dari total 12 penampilan bagi The Blues di seluruh ajang kompetitif.

Cerita Alves Hampir Gabung Tim Jose Mourinho

Dani AlvesBek Paris Saint-Germain asal Brasil, Dani Alves mengatakan bahwa di masa lalu dia pernah hampir bergabung bersama dengan Jose Mourinho di Chelsea. Namun, pada akhirnya hal tersebut tidak pernah terjadi.

Alves mulai menunjukkan kelasnya sebagai bek kelas dunia ketika dia memperkuat Sevilla. Nah, performanya kala itu rupanya menarik hati Mourinho. Manajer asal Portugal itu kemudian berniat untuk membelinya pada musim panas 2007. Akan tetapi ia tak jadi hijrah Stamford Bridge.

Dani Alves tetap bertahan di Sevilla selama setahun. Dia akhirnya pindah ke sesama klub La Liga, Barcelona pada musim panas 2008.

Alasan Batal Pindah ke Chelsea
Alves MourinhoAlves kemudian membeberkan apa alasan kegagalannya pindah ke Chelsea. Dia menyebut bahwa kegagalan itu terjadi bukan karena kesalahannya, pasalnya dia juga menyimpan keinginan untuk bermain di bawah asuhan Mourinho.

“Saya tidak jadi pindah Chelsea karena klub itu, bukan karena kesalahan saya. Saya pikir transfernya itu sudah selesai, saya pikir sebentar lagi saya akan pergi ke sana untuk bekerja dengannya” katanya.

“Entah apakah dia memperoleh informasi yang berbeda, bahwa saya tidak ingin pergi atau apa pun, karena sejak itu hubungan saya dengan Jose Mourinho belum begitu baik, tapi itu bukan salah saya,” tegas Dani Alves.

Tolak Manchester City
Pada musim panas 2017, Alves dikabarkan sepakat untuk pindah ke City dan bereuni bersama mantan manajernya di Barcelona, Josep Guardiola. Akan tetapi ia kemudian malah pindah ke Prancis dan gabung ke Paris Saint-Germain.

“Semuanya sudah selesai dan saya hanya tinggal pergi ke Manchester City tetapi itu tidak terjadi karena keputusan keluarga. Pep tahu niat saya. Saya berbicara dengannya, ia tahu niat saya untuk bekerja dengan dia lagi. Ia tahu rasa hormat besar yang saya miliki untuk mereka, itulah mengapa saya ingin bekerja dengannya lagi sampai sesuatu yang lain muncul,” terangnya.

“Dalam hidup Anda harus memikirkan banyak hal, bahkan ketika itu hanya keputusan tentang karier Anda. Saya suka keputusan saya diambil dengan hati-hati, sehingga mereka tidak membahayakan siapa pun yang dekat dengan saya, sehingga orang-orang yang dekat dengan saya bahagia,” tegasnya.

“Saya tahu bahwa jika orang-orang dekat saya bahagia, saya bahagia, dan saya dapat melakukan pekerjaan saya dengan lebih baik. Saya agak menyesalkan karena tidak bekerja dengan Guardiola lagi karena dia tahu saya mengidolakannya, tetapi pada saat yang sama itu tantangan baru yang mengubah pikiran saya.”

Ibrahimovic : Berhentilah Kalian Kritik Pogba!

Ibrahimovic PogbaPenyerang Los Angeles Galaxy, Zlatan Ibrahimovic memberikan pembelaan kepada mantan rekan satu timnya di Manchester United, Paul Pogba. Ibrahimovic meminta agar para pandit untuk berhenti mengkritik Pogba.

Manchester United memutuskan untuk memulangkan Pogba dari Juventus pada tahun di bursa musim panas 2016 silam. Namun sejak berada di Old Trafford, geladang tim nasional Prancis itu mendapatkan kritik dari berbagai pihak, karena sang pemain tampil tidak sesuai ekspektasi.

Ibrahimovic pun langsung pasang badan untuk melindungi Pogba dari kritik. Mantan kapten tim nasional Swedia itu meminta para pandit untuk berhenti mengkritik Pogba. “Saya pikir hal dengan Pogba telah menjadi masalah yang tidak masuk akal,” jelas Paul Pogba.

Paul Pogba MU“Semua orang tidak berhenti mengkritik Pogba. Seseorang melewati lampu merah, itu salah Pogba. Anda mendapat tusukan ban, itu salah Pogba. Apa pun yang salah dengan United, itu menjadi salah Pogba.”

“Semua orang ini berbicara: Saya pikir mereka hanya ingin memperoleh perhatian, jadi mereka berbicara. Mereka selalu ingin melihat keajaiban setiap detik.”

“Mereka tidak bisa melihat ini denagn santai. Mereka harus melihat diri mereka sendiri, terutama mantan pemain, dan bertanya pada diri sendiri, ‘Apa yang saya lakukan ketika saya bermain?’ Karena mereka tidak jauh lebih baik, saya bermain menghadapi mereka. Ada pemain yang bagus; ada juga yang kurang bagus.

“Maafkan apa yang saya katakan ini, tetapi mereka semua harus diam dan memikirkan bisnis mereka sendiri. Mereka dibayar untuk berbicara, mereka dibayar untuk mencari perhatian, tetapi lebih baik jika Anda berbicara dengan fakta.”

“Ketika datang ke Paul, saya pikir itu terasa pribadi. Mereka harus berhati-hati, saat persoalan ini menjadi pribadi, itu tidak profesional. Mereka dua hal yang berbeda. Ketika Anda dibayar untuk bekerja, Anda harus profesional, bukan pribadi. Anda meninggalkan barang-barang pribadi di rumah,” tukasnya.