Mohamed SalahMohamed Salah tidak melakukan perayaan golnya ke gawang Chelsea. Ada anggapan jika itu karena Salah menghormati Chelsea, tapi ada pula yang menduga itu karena saat itu Salah sedang berduka.

Salah sempat mengantarkan Liverpool unggul lebih dulu saat ditahan imbang 1 – 1 oleh Chelsea di Stadion Anfield, Minggu (26 November 2017) dini hari WIB. Kemenangan gagal didapat The Reds setelah Willian mencetak gol balasa di menit ke-85.

Setelah mencetak gol ke gawang Chelsea di menit ke-65, Salah hanya mengangkat kedua tangannya sambil berjalan dan menatap ke bawah. Mantan pemain AS Roma itu seolah tidak mau merayakan golnya yang ke-10 untuk The Reds di Premier League.

Keputusan Salah untuk tidak merayakan gol ke gawang Chelsea diperbincangkan oleh sejumlah media Inggris dan para pengguna media sosial. Ada yang menduga bahwa si striker tak merayakan gol karena dia ingin menghormati tim yang pernah diperkuatnya di masa lalu. Akan tetapi, ada pula dugaan lain. Salah sedang berduka.

Ada dugaan jika Salah tidak merayakan gol karena simpatinya atas korban serangan teror dan penembakan di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir, setelah salat Jumat (24 November 2017) waktu setempat. Dalam serangan itu, sedikitnya 305 orang tewas, 128 lainnya luka-luka. 27 orang korban tewas merupakan anak-anak.

Legenda sepakbola Inggris, Gary Lineker, juga memberikan argumennya mengenai Salah yang tidak merayakan gol ke gawang Chelsea. Lineker juga menilai jika isyarat yang dikeluarkan Salah itu karena ingin menghormati korban teror di Mesir.

“Bukan untuk fans Chelsea soal Mohamed Salah tidak melakukan perayaan setelah mencetak gol, tapi sepertinya dia ingin menunjukkan rasa hormat kepada rekan-rekannya sesama warga Mesir yang sedang berduka cita,” kicau Gary Lineker dalam akun media sosial Twitter pribadinya.